Perlu Waspada Tiga Waktu Berikut Sebaiknya Jangan Mandi !


Kecelakaan bukan hanya akan terjadi di luar rumah, cukup banyak orang juga akan mengalami kematian tiba-tiba ketika mandi. Khususnya bagi lansia yang menderita penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular sebaiknya untuk lebih berhati-hati. Meskipun mandi bukan kegiatan berat, namun, ada tiga waktu dalam sehari itu harus berhati-hati, dan disarankan sebaiknya jangan mandi dulu, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Sementara itu, bagi para remaja disarankan sebaiknya juga menghindari kebiasaan mandi seusai makan.

Berikut 3 waktu yang disarankan para ahli untuk tidak mandi dulu.

Setelah makan

Saat makan, sistem pencernaan manusia mulai bekerja, sejumlah besar darah akan berkumpul di bagian lambung untuk membantu pencernaan. Jika mandi pada saat ini, pembuluh darah di sekujur badan akan membesar, aliran darah otot dan kulit akan meningkat, sementara jumlah aliran darah pada saluran pencernaan akan berkurang, sehingga akan berdampak pada penyerapan dan pencernaan makanan, menyebabkan mual, muntah-muntah, nyeri perut bagian atas dan gejala lainnya.

Di sisi lain, bagi lansia yang mengidap penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular, dimana saat seusai makan lalu mandi, dapat dengan mudah menyebabkan kekurangan darah pada jantung dan otak, atau bahkan kematian mendadak, karena berada di kamar mandi tertutup yang kekurangan oksigen dalam waktu lama.

Jadi, mandi sebaiknya dilakukan 1-2 jam setelah makan. Dalam waktu satu jam setelah 3 kali makan sehari-hari itu disarankan sebaiknya hindari kegiatan berat dan mandi.

Saat lapar

Dan akan lebih berbahaya lagi jika mandi saat lapar, karena di saat demikian gula darah menurun, mudah pingsan. Saat lapar, hal ini menunjukkan sudah saatnya diisi dengan makanan untuk meningkatkan energi, namun, sebaliknya jika di saat demikian Anda justru melakukan hal-hal yang menghabiskan energi, maka tubuh akan merasa seperti dikuras,.Jika mandi dalam keadaan lapar dan lelah, mudah menyebabkan pingsan karena menurunnya gula darah ditambah lagi dengan keluarnya keringat.

Karena pembesaran pembuluh darah dan kulit di saat mandi, sehingga menghabiskan lebih banyak energy. Bahkan mungkin karena mengalir melalui jantung, volume darah otak berkurang, tidak dapat menyediakan energi yang cukup, sehingga menyebabkan pusing atau gagal jantung.

Jika hendak mandi, sebaiknya tunggu 1 – 2 jam setelah makan, dan waktu mandi juga sebaiknya tidak lebih dari ½ jam setiap mandi.

Habis minum minuman keras

Musim dingin adalah musim tonik (menguatkan stamina). Banyak orang suka menenggak barang seteguk minuman keras untuk sekadar menghangatkan badan. Saat setelah menenggak minuman keras, pembuluh darah di bagian muka akan mengalami pembesaran secara drastic. Jika seusai minum, lalu tidak lama kemudian mandi dan keramas, hal ini akan menyebabkan vasokonstriksi (penyempitan pembuluh darah), karena siraman air di kepala, sehingga rentan mengalami gejala pusing, muntah atau bahkan tiba-tiba jatuh pingsan.

Sementara itu, bagi lansia yang menderita penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular, harus lebih berhati-hati lagi setelah menenggak minuman keras. Musim dingin adalah periode tingginya insiden penyakit kardiovaskular. Sebaiknya perhatikan bagian kepala agar tetap dalam keadaan hangat, setelah menennggak minuman keras sebaiknya jangan tertiup angin di luar. Selain itu, setelah keramas sebaiknya segera dikeringkan dengan hair dryer . 

Sumber http://forum.viva.co.id/showthread.php?p=5041668#post5041668